Ayah, Aku ingin bercerita :)
4 Februari 2014 pukul 21:00
Di sudut kegelapan malam ini aq selalu bisa melihat senyum mu, senyum indah dimasalalu yg tak perna lekang oleh waktu, yg tak perna pudar oleh masa.
Ayah, sore ini aq berangkat ke suatu tempat. Ayah pasti ingat sekali dgn tempat
ini. tempat dimana aq meraung kesakitan, menangis, bahkan menjerit. yg sampai sekarang
masih sering aq rasakan. sebuah tempat dimana ayah menggendong ku,
mendekapku, meyakinkan aq kalau semua itu tak akan terasa sakit. "rasanya seperti digigit
semut" iya, it yg ayah katakan.
Aq takut dan mulai memejamkan mata agar tak terlihat semua benda itu, dan ketika benda
tajam itu mulai bekerja, jerit sakit ku semakin kencang, salah satu alat berbunyi
"ngiiiiiinnnnng . . ." itu yang paling aku takuti yah, ternyata rasanya melebihi
digigit semut, setelah usai prosesnya, waktu itu Ayah tersenyum dan berkata "kamu
pasti bisa melewati semua rasa sakit itu meski harus dengan menangis"
sore ini Lembok berada ditempat itu tanpa Ayah, aq pulang sama ibuk yah,
diguyur hujan dibawah gelapnya langit. di Surga sana Ayah pasti mendengar
ceritaku kan ???
No comments:
Post a Comment