Assalamualaikum wr. wb
Selamat datang di Blog pribadi nya seseorang wanita yang sempat hadir di hidup mu wahai Ikhwan ..
Iya Ikhwan .. kini saaat nya engkau mengetahui suatu hal yang belum kau ketahui, aku akan menyampaikan apa yang dia rasakan kepada mu selama ini, baca dan pahamilah tulisan ku ini sebagai wakil dari isi hati nya.
Dia berbunga - berbunga ketika mendengar pernyataan mu meski hanya melalui cuplikan suara. Dia menangis mendengar semua itu. Pagi itu dia bercerita kepada seseorang yang mempunyai surga di telapak kaki nya, yang tak lain adalah Ibu nya. Dan ternyata benar apa yang menjadi firasat ibu nya akhir - akhir ini. waktu itu ibunya pernah bilang "dilihat aja dalam waktu dekat dia pasti mengutarakan apa yang dia maksud", dan ternyata benar kamu mengutarakan semua maksudmu kepada anak gadisnya. Banyak nasehat yang diutarakan. Dia sempat berucap kepada mu "Minta Waktu", itu bukan semata bingung mau jawab apa, tapi lebih kepada waktu untuk menyiapkan diri dan waktu untuk melihat kesungguhan mu.
Ketahuilah wahai Ikhwan ...
dia sengaja mendengar dan menerka apa yang dibicarakan orang - orang disekitarnya, karena dia ingin banyak orang yang bahagia jika melihat hubungan kalian. Dan sejauh ini, hingga tulisan ini terpampang di Blog, belum ada orang yang ditemui melarang hubungan kalian, semua yang ditemuinya mendukung, memberi restu, dan menyuruh menyegerakan. Namun, dia tak bisa berbuat apa - apa, dia menunggu mu kembali, dia menunggumu untuk membicarakan hubungan kalian.
Dia meminta maaf atas ketidak pekaan hati nya, itu hanya karena dia tak ingin seperti perempuan lain yang pernah ada di masalalu mu. Tapi dia juga jengkel, ketidak pekaan hati mu juga dia rasakan, karena dia juga menaruh harap terhadap mu. Hati perempuan memang sulit dipahami, tapi jika kamu sayang, kamu pasti bisa menyelami hati nya, ketahuilah perasaan dia dari bentuk perhatian - perhatian kecilnya.
Seakan ada tebing tinggi yang menghalangi langkahnya untuk berusaha lebih mendekat dikehidupan mu. Tebing tinggi itu adalah sebuah rasa tidak percaya diri yang sangat besar. Ketahuilah, apa yang dia cari sudah ada didepan matanya, tapi halangan yang besar juga menghalangi pandangannya. Dia tidak percaya diri, dia takut, apa dia bisa berada di tengah - tengah keluargamu yang bernotaben lebih dari terpuji, yang berlatar belakang sangat baik. Sedangkan saat ini dia hanya sebagai apa, dia tidak mempunyai apa - apa, tidak cantik, tidak cerdas, juga tidak ber profesi, dia hanya berandalkan hatinya sendiri yang selalu berusaha menjadi orang baik. Terutama untuk profesi, itu yang menjadi beban berat menurutnya. Lantas bagaimana tanggapan mu wahai Ikhwan ??? Siapkah kamu menerima dia apa adanya ???
Banyak yang harus kamu ketahui, salah satunya apa yang dia lakukan saat dia merindukan mu ??? Dia membaca cuplikan chatting di BBM dan WA yang kamu kirim, dia sengaja menggunakan foto - foto saat kalian bersama sebagai walpaper handphone nya, agar setiap saat dia bisa melihatmu ada di genggaman tangannya, dia juga memasang foto - foto saat kalian bersama di komputer pribadi tempat dia bekerja, dengan alasan dia ingin kamu selalu ada didekatnya dalam keadaan serumit apapun ditempat kerjanya. Dia selalu menunggu jika lama tak ada chatt dari mu. Lantas bagaimana dengan mu ? Pernahkan kamu merfasakan rindu yang seberat itu ? Pernah kah kamu juga merindukan dia dengan rindu yang sedalam itu? Dia pun sering menangis menahan rasa rindu yang dia pendam sendiri. Dia juga merindukan panggilan bidadari itu, yang pernah kau lakukan disaat dia terbaring sakit, dia tersenyum bahagia membaca chatt di BBM mu.
Ketahuilah wahai ikhwan, secara tidak langsung dia menerapkan dan selalu mengingat nasehat - nasehat yang pernah kau utarakan terhadapnya. Coretan mu di buku ungu miliknya, yang kamu tulis dimasa kecilnya, tak pernah ia lupakan hingga ia tumbuh dewasa seperti saat ini, sesekali dia membuka dan membacanya sekedar untuk menetralisir hati nya sendiri kala ia gundah gulana.
Nama panjang mu, yang juga kau tulis sendiri malam itu, menjadi penguat tersendiri untuk dia saat ini, dia pun juga tidak mengerti ada apa dengan semua ini, yang dia tau hanyalah semenjak kamu mendekatinya, semenjak kamu memberikan perhatian-perhatian kecil terhadapnya, dia tidak mau kehilangan semua itu. Sebenarnya dia sangat peka dengan sikap mu, hanya saja dia menjaga diri nya sendiri karena dia takut salah persepsi. Iya kalau kamu beneran sayang dan beneran menginginkan dia menjadi kekasih mu, kalau tidak bagaimana dengan perasaan dia, dia takut dibilang ke GR an. Pahamilah perasaan dia wahai ikhwan...
Ini paragraf terakhir dan menjadi paragraf paling penting yang harus kamu perhatikan..
Andai saja kamu bisa mendengar isi hatinya malam itu, mungkin kamu juga akan berbunga-bunga mendengarnya. Dia menjawab semuanya dalam hati, hanya dia dan Tuhan nya yang tahu, dia berucap "iya aku menerima mu, bersedia bersama - sama menjalankan ibadah bersama mu, aku menerima mu menjadi imam ku, dan aku akan mendampingimu dalam keadaan apapun".
Sekian tulisan ku ini, itu hanya secuplik uangkapan dari dia yang harus kamu ketahui wahai Ikhwan..
Wassalamualaikum, wr.wb
Slamet Ariestyawan Pradianto
01061984
Wahyu Rimbi Mayangsari
29121992