AIR MATA SEPANJANG JALAN
Tenggelam nya surya di ufuk barat
Menjadi saksi berlinang nya air mata ku
Melaju tak tentu arah
Emosi merajuk meluapkannya di jalan lurus
itu
Ada air mata di sepanjang jalan
Ku dapati sosok itu dihadapan ku
Sosok yang kuharapkan utk menghapus segala
duka
Tapi mungkin dia sudah tak peduli
Menengok pun enggan
Aku bagaikan angin yang hanya berhembus
sebentar dihadapan nya
Atau bagai daun kering yang jatuh dan
berterbangan
Tak mempunyai arti
Bahkan air mata ku pun tak di gubris
Biarkan di jalan sore ini aku meluapkannya
Tersedu – sedu tanpa ada yang mendengar
Jutaan mata di atas kendaraan yang berjalan
bagai siput
Menatap ku terheran – heran
Aku bisa membaca pikiran mereka
Gadis ini kenapa ? apa dia gila menangis
sepanjang jalan
Ah .. tak ku gubris juga
Ada harapan di setiap tetesnya
Kamu mam pu menghadirkan kembali
Tawa ku yang tlah lama hilang
No comments:
Post a Comment