apa yang aku bisa ???
tak terhitung berapa banyak hari yang ku lalui,
sekian lama aku berdiri, berdiri dalam kesemuan.
dalam pembaringan selama ini,
selalu tertetesi airmata,
sesak namun senyum maniis itu tetap tersungging.
raga ini serasa berada di atas jembatan panjang yang tak berujung,
terus melangkah namun tak sedikit pun yang mampu di perbuat.
mutiara hitam di penglihatanku terus menatap ke depan,
hingga ku temui indah Rumah Mu,
akhirnya ku temukan ujung langkahku dalam sucinya do'a dihadapan Mu.
"ternyata hnya dengan mendoakan kamu lah yang aku bisa"
No comments:
Post a Comment